Selasa, 03 Maret 2015

Vespa Balap “Street Racing”

Berawal dari Kejuaraan Vespa Grasstrack , Arayata Racing yang berdiri sejak tahun 2006 sarat prestasi. Diawal berdirinya, Arayata Racing yang dikomandani Dudy Djayadisastra memang fokus dengan ‘korek’ skuter produksi negeri spaghetti. Nama Arayata diambil dari nama putri Dudy yang berarti ‘Bersinar Penuh Dinamika’. Sementara Warna Kuning Hitam berarti ‘Melesat Bagai Angin Di Atas Tanah ‘ diambil dari  filosofi Kebudyaan Suku Sunda.
arayata1_extreme sports indonesia
Arayata Racing mengambil konsep tuning mesin sesuai kebutuhan penggemar kecapatan. Mulai dari ‘korek’ standar atau Street Racing sampai untuk turun balap di sirkuit. “ Untuk biaya atau harga kita tidak bisa membuat patokan”, Ujar Dudy. Menurutnya ‘korekan’ mesin tergantung kondisi awal motor yang datang ke bengkelnya.
 “Jadi kita periksa dulu keseluruhan baru kita bisa buat speknya”, ujar Dudy. Biaya tuning bervariasi mulai 2,5 jt ke atas. Untuk urusan modifikasi Street Racing pun dilakoni sesuai selera konsumen, namun Bengkel Arayata Racing akan menyediakan beberapa pilihan konsep.
 “Kita biasa pake barang – barang berkualitas dari luar”, kata Dudy yang juga Pembina VBI ( Vespa Balap Indonesia). Namun menurut ayah dua putri ini, kebutuhan untuk modifikasi untuk Racing Street atau balap surkuit tak melulu harus menggunakan produk luar.
 Selain memodif motor Vespa, Arayata Racing juga mengeluarkan knalpot racing berlabel BRE sejak medio 2011. Kanalpot bikinan Arayata Racing dikhususkan untuk volume ruang bakar 150cc sampai 200cc. “Untuk motor Vespa kecil juga kita ada”, tambah Dudy. Arayata Racing juga menerima menerima custom knalpot sesuai kebutuhan peminat modif mesin.
Sukses atau tidaknya di arena balap Vespa tak melulu faktor mesin. Faktor joki dengan gaya balap juga mempengaruhi performa di arena balap. “Sama keberuntungan j sederet puluhan piala.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar