Ganti oli pada kendaraan merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan, pada
dasarnya fungsi oli cuma melumasi mesin agar terhindar dari kerusakan
yang diakibatkan pergesekan antara satu part dengan part lain.
Jenis
oli mesin ini, tertulis dalam kemasan kode-kode yang telah ditentutan
oleh SAE. Kode-kode tersebut memiliki arti khususnya mewakili nilai
kekentalan dan grade yang cocok untuk applikasi pada kondisi operasi
mesin tertentu. Pengertian tentang kode tsb. akan membantu penentuan
jenis oli yang akan dipakai, misalnya SAE 15W-50.
Jenis oli
mesin ini sangat bervariasi dengan masing-masing memiliki kondisi
penggunaan optimum untuk operasional tertentu. Demikian juga ada
beberapa lembaga yang bergerak dalam penentuan grade oli ini yang
bertugas mengatur klasifikasi oli, sehingga mudah untuk dimengerti dan
cocok untuk pemakaian di daerah tsb. Lembaga seperti ini misalnya API
(America Petroleum Institute), atau ILSAC (Internasional Lubricant
Standardization and Approval Committee) dsb. Salah satu standarisasi
yang banyak dipakai adalah standarisasi SAE.
Pada mesin vespa ganti oli sangatlah mudah, tetapi bagaimana apabila perlatan kita terbatas..??. Untuk itu oniX akan mempraktekkan ganti oli ini sebagai berikut :
Peralatan :
1. Kantong Plastik
2. Gunting
3. Kunci untuk membuka baud oli
Kantong plastik yang dipakai adalah kantong plastik air minum ketika kita membeli nasi bungkus.
Tarik ujung plastik dengan menggunakan tangan jangan sampai putus, kira-kira 5 cm
Coba beri udara agar ketahuan ujung yang ditarik tadi tidak bocor / plastik tidak bocor.
Isi oli yang telah disesuaikan, kira-kira 400ml (1/2 isi botol oli 800ml)
Gunting
ujung plastik yang ditarik dan masukkan ke lubang mesin , sebelumnya
oli mesin lama sudah di kuras & baud pembuangan sudah di kencangkan.
Tekan oli didalam plastik sampai habis, jangan lupa tutup kembali baud pengisian oli bila telah selesai.
Selamat mencoba semoga bermanfaat
Selasa, 03 Maret 2015
TEHNIK DASAR VESPA
Secara fisik, Skuter adalah jenis kendaraan bermotor roda
dua (2) dimana pengendara dimanjakan dengan kontruksi kendaraan yang unik
dan nyaman juga keamanannya dalam mengendarai. Menurut Sejarah, Skuter dalam
bahasa Italy
adalah ” Tawon” hal ini terobsesi dari bentuk atau skuter yang menyerupai
Tawon. Skuter yang terlahir dari negara Italy ini di produksi oleh Piaggio
ini bermerkkan VESPA
Keberadaan Vespa di Indonesia ternyata bisa menyatukan ratusan orang dan membuat mereka bersaudara atau lebih kerennya di sebut BROTHERHOOD. Berawal dari saling bertukar informasi diantara penggemar- penggemar vespa, hubungan ini kian erat dan akhirnya terjalin persaudaraan Yang melahirkan Club atau Komunitas yang tidak menonjolkan ego individu, tetapi hal ini lebih untuk membentuk persaudaraan dalam satu Komunitas guna mempererat tali persaudaraan antara sesama penggemar vespa.
Bertolak ukur dari hal di atas tiada maksud dari saya untuk menyombongkan diri, maksud dan tujuan saya tidak lain berbagi pengalaman dan bertukar pikiran kepada rekan-rekan sekalian. Adapun kelebihan dan kekurangan dari prologh ini Saya pribadi mohon dikoreksi, Karna pada dasarnya tidak ada manusia di dunia ini yang sempurna.
PRINSIP DASAR KINERJA MESIN VESPA
Prisip dasar kinerja dari pada mesin vespa ini berbasis dua tak atau dua langkah, langkah pertama adalah pembilasan serta percampurannya antara bahan bakar dan udara yang sebelumnya sudah di atur dari karburator, lalu langkah kedua proses penekanan bahan bakar keruang bakar sehingga terjadilah ledakan dari percikan api busi dan bahan bakar yang berakibat adanya dorongan seher yang memutar poros engkol dan kopling gir transmisi. Di bawah ini saya akan menjelaskan perangkat mesin vespa super yang terdiri dari
I. KARBURATOR
Karburator adalah satu komposisi alat yang mengatur suplai bahan bakar ke ruang bakar, ini sebuah alat yang berkerja secara kinetik tanpa alat elektronik sipengendara hanya mengatur suplai udara melalui tuas gas yan ada distang kemudi lalu perangkat lainnya dari karburator menyesuaikan dengan sendirinya.
II. PENGAPIAN
Yang disebut Proses pengapian adalah terjadinya satu percikan api busi sebagai penyulut bahan bakar yang telah tercampur dan terbilas oleh poros engkol atau krukas yang ada dalam ruang bakar guna terjadinya ledakan yang menghasilkan dorongan seher. Api yang ada di busi daihasilkan dari SPUL PLATINA yang ada dalam medan magnet, setrum dari spul di stabilkan KONDENSATOR berukuran 2 farad lalu di sinyalkan atau sistem pemulsaran oleh PLATINA setrum yang melalui proses di atas di perkuat atau perbesar oleh KOIL, proses ini berdampak percikan api di BUSI berkekuatan lebih dari 4000 voltase dengan titik ampere lemah
III. RUANG BAKAR
Ruang bakar adalah satu ruang yang ada di dalam mesin vespa untuk menghasilkan tenaga berkapasitas 150 CC, di sini terjadi proses MIXTURISASI atau penyampuran antara bahan bakar berjenis bensin dengan udara KRUKAS atau poros engkol stelah bahan bakartercampur di transperkan oleh seher yang nya tlah terdorong oleh proses sebelumnya melelui rongga ransfering yang ada pada BLOK SILINDER, lalu bahan bakar mengalami penekannan ke ruang vakum yang ada pada HEAD SILINDER di sini lah terjadi ledakan hasil dari tekanan dan percikan api busi, sisa bahan bakar yang berjenis korbon dioksida dibuang ke udara lepas melalui lubang buang mengarah ke KNALPOT yang berfungsi menmanfaatkan gas buang sebagai kompresi balik untuk menyempurnakan proses selanjutnya, dan juga knalpot ini berfungsi sebagai peredam suara ledakan,
IV. ROTASI ATAU PUTARAN MESIN
Tiga proses di atas menghasilkan rotasi atau perputaran mesin dan gir-gir yang ada di girbok di melalui KOPLING atau cluth yang berpungsi sebagai otomatis penetral putaran gir sesui dengan keinginan pengendara dalam gir bok terdiri dari GEAR PRIMER atau lebih di kenal dengan gigi borobudur rotasi dari gigi borobudur ini berhubungan langsung dengan GEAR SEKUNDER atau lebih dikenal sebagai gigi seri. Pengaturan transmisi dari kecepatan gigi 1 ke 4 doleh CRASH GEAR atau gigi silang pengaturan ini langsung di hubung kan ke kendali atau stang motor, keunikan mesin ini dalam mantransferkan tenaga tidak menggunakan sistem rantai. Dalam perawatan lebih murah dan mudah yang terpenting adalah ketelitian dan ka apikan kit menggunakan mesin ini.
MASALAH YANG SERING TERJADI SERTA PENYELESAIAN NYA
i. Karburator sering kotor atau spuyer tersendat Dalam masalah ini berdampak langsung dengan laju motor, motor dalam melaju tersendat- sendat atau motor malah sulit untuk hidup terkadang
pula busi sering mati terlihat dari ujung busi isolatornya berwarna hitam kelang yang mengakiobatkan hilang nya percikan api di busi Penyelesaiannya:
1. Bersihkan tangki bahan bakar dari kotoran dan karat
2. Periksa selang bensin dari kerak bahan bakar
3. Bersihkan karburator menggunakan kompresor angin perikasa kembali lubang- lubang spuyer jangan sampai ada kotoran yang tertinggal, ketelitian di tuntut dalam hal ini
4. Periksa ukuran lobang spuyer sudah pas belum jangan sampai kebesaran atau kekecilan. Bila kebesaran motor akan boros bahan bakar dan juga busi sering mati. Ukuran ubang spuyer berpatokan pada ukuran standar pabrik
5. Setingan atau penyetelan jarum ideal harus pas menurut pengalaman saya caranya denmgan menyetel stasioner karbu pada stelan tertinggi, lalu putar jarum ideal menggunakan obeng kekanan stelah berhenti putaran jarum kendorkan kembali ke kiri perlahan-lahan sampai terdengar suara mesin di putaran ter tinggi,
ii. PENGAPIAN
Permasalahan dalam pengpian juga akan berdampak langsung pada laju motor atau motor tidak bisa hidup, susah starter motor biasanya kendala pengapian berada pada stelan platina yang tidak benar, bisa juga salah satu perangkat pengapian sperti Busi, Koil, Platina, Kondensor, Spul pengapian ada yang sudah tidak layak pakai atau mati. penyelasaiannya:
Langkah pertama periksa warna ujung busi, bila berwarna hitam kelang busi tidak akan memercikan api solusinya stel ulang ukuran spuyer pilot jet dam main jet, beila warna ujung busi merah bata maka pariksa ke bagian yang pengapian yang lainnya. Koil yang layak pakai apabila kita konsletkan kabel busi dengan jarak ke massa mesin kira kira 8 mm masih terjadi loncatan api berwarna biru, bila tida berwarana biru di sini percikan atau laoncatan api berwarna merah ini berarti stelan platina tidak benar atau si koilnya yang memang sudah lemah, loncatan api dari koil dipengaruhi langsung oleh stelan platina, Penyetelan platina yang benar adalah berjarak kerenggangan antara konektor minus dan konektor plus nya kira-kira 0,5mm. dengan menggunakan obeng min, perlu di ingat penyetelannya jangan di ketok karna hal akan mepersingkat umur pakai platina karna entara konektor tidak lurus atau bengkok. Loncatan yang terjadi pada platina juga
berkaitan dengan kondisi kondensator Pemeriksaan kondensator amat lah mudah apa bila terjadi lancatan api di platina ini di karenakan kondensator anda sudah tidak layak pakai, ganti kondensor anda atau ada cara lain yaitu cangkok kondensor dengan kondensor lainnya atau sistem kondensatornya di double dengan ukuran kapasitas kondensor yang sama 2 farad, Yang terakhir adalah cek spul pengapian anda masih layak pakai atau harus di gani degngan yang baru, tanda spul pengapian rusak, biasanya kumparan spul lecet, gulungan spul kendor, spul putus.
Apabila semuanya stabil maka anda wajib memeriksa nap puur atau ketepatan pengapian tapi sebelumnya lihat dulu kondisi spi magnet patah atau tidak juga lihat kondisi rotor masih bagus atau sudah tidak, ukuran nap puur adalah 21 drajat sebelum titik mati poros atau kondisi pala seher di atas.
iii. Motor macet tidak bisa starter Ini adalah suatu trable mesin yang lebih fatal biasanya hal ini terjadi di kerenakan lakher atau BEARING ada yang rusak, stang sekher atau CONECTING ROOD rusak, ring sekher patah, sekher atau PISTON tidak layak pakai, perangkat di gear bok ada yang patah, PER GIGI PRIMER rontok, PLAT KOPLING yang sudah tidak layak pakai. GIGI STATER ompong atau rontok. Proses penyelesainnya harus turun mesin dan kita harus bongkar semua perangkat mesin agar lebih mudah pengecekan nya. Apabila dalam pengecekan perangkat ternyata ada yang rusak lebih baiknya kita ganti dengan yang baru, untuk menjaga hal-hal yang tidak di inginkan yang bisa saja nanti terjadi di dalam kita mengoprasikan kendaraan
kita di jalan.
iv. Motor tidak nyaman di kendarai atau goyang Dalam kondisi ini diluar dari pada mesin kecuali perangkat penunjang dan stabizer getaran atau karet mesin, masalah ini menyangkut kenyamannan kita dalam berkandara karna semua ini akan berdampak langsung dalam SAFETY REEDING keselamatan kita terancam bila hal ini di biarkan. Adapun panenggulangnganya sbb:
cek kondisi kelayakan ban dan pelek, bila ban botak harus ganti kondisi pelek pun harus stabil jangan ada speleng atau goyang Cek kondisi as ayun masih layak pakai atau tidak, biasanya dalam kondisi ini pala babi depan akan goyang apa bilia as ayun rusak, semua itu berdampak langsung pada sistem kendali kendaraan anda, Cek lassan bodi pada titik tumpu seperti, DEK MOTOR, TULANG BUAYA, LUBANG AS MESIN, TUMPUAN SOK BLAKANG, DLL. Bila terjadi keropokan pada bodi jangan biarkan hal itu berlarut karna akan berakibat kerusakan bodi yang lebih fatal bahkan pernah terjadi notaor tiba tiba patah. Cek kondisi STABIZER GETARAN atau karet-karet mesin dan shokbreker juga MOUNTING sok blakang, bila terlihat sudah usang atau rusak harus cepat-cepat di ganti. Cek SOKBREAKER, apa bila sok breker sudah lemah baik pernya atau sok wajib untuk kita ganti, jangan lupa kondisi mur roda baik depan maupun belakang dalam kondisi kencang dan terkunci paku pengunci. Jangan sekali kali anda pertaruh kan nyawa anda hanya karena malas untuk memperbaikinya.
Keberadaan Vespa di Indonesia ternyata bisa menyatukan ratusan orang dan membuat mereka bersaudara atau lebih kerennya di sebut BROTHERHOOD. Berawal dari saling bertukar informasi diantara penggemar- penggemar vespa, hubungan ini kian erat dan akhirnya terjalin persaudaraan Yang melahirkan Club atau Komunitas yang tidak menonjolkan ego individu, tetapi hal ini lebih untuk membentuk persaudaraan dalam satu Komunitas guna mempererat tali persaudaraan antara sesama penggemar vespa.
Bertolak ukur dari hal di atas tiada maksud dari saya untuk menyombongkan diri, maksud dan tujuan saya tidak lain berbagi pengalaman dan bertukar pikiran kepada rekan-rekan sekalian. Adapun kelebihan dan kekurangan dari prologh ini Saya pribadi mohon dikoreksi, Karna pada dasarnya tidak ada manusia di dunia ini yang sempurna.
PRINSIP DASAR KINERJA MESIN VESPA
Prisip dasar kinerja dari pada mesin vespa ini berbasis dua tak atau dua langkah, langkah pertama adalah pembilasan serta percampurannya antara bahan bakar dan udara yang sebelumnya sudah di atur dari karburator, lalu langkah kedua proses penekanan bahan bakar keruang bakar sehingga terjadilah ledakan dari percikan api busi dan bahan bakar yang berakibat adanya dorongan seher yang memutar poros engkol dan kopling gir transmisi. Di bawah ini saya akan menjelaskan perangkat mesin vespa super yang terdiri dari
I. KARBURATOR
Karburator adalah satu komposisi alat yang mengatur suplai bahan bakar ke ruang bakar, ini sebuah alat yang berkerja secara kinetik tanpa alat elektronik sipengendara hanya mengatur suplai udara melalui tuas gas yan ada distang kemudi lalu perangkat lainnya dari karburator menyesuaikan dengan sendirinya.
II. PENGAPIAN
Yang disebut Proses pengapian adalah terjadinya satu percikan api busi sebagai penyulut bahan bakar yang telah tercampur dan terbilas oleh poros engkol atau krukas yang ada dalam ruang bakar guna terjadinya ledakan yang menghasilkan dorongan seher. Api yang ada di busi daihasilkan dari SPUL PLATINA yang ada dalam medan magnet, setrum dari spul di stabilkan KONDENSATOR berukuran 2 farad lalu di sinyalkan atau sistem pemulsaran oleh PLATINA setrum yang melalui proses di atas di perkuat atau perbesar oleh KOIL, proses ini berdampak percikan api di BUSI berkekuatan lebih dari 4000 voltase dengan titik ampere lemah
III. RUANG BAKAR
Ruang bakar adalah satu ruang yang ada di dalam mesin vespa untuk menghasilkan tenaga berkapasitas 150 CC, di sini terjadi proses MIXTURISASI atau penyampuran antara bahan bakar berjenis bensin dengan udara KRUKAS atau poros engkol stelah bahan bakartercampur di transperkan oleh seher yang nya tlah terdorong oleh proses sebelumnya melelui rongga ransfering yang ada pada BLOK SILINDER, lalu bahan bakar mengalami penekannan ke ruang vakum yang ada pada HEAD SILINDER di sini lah terjadi ledakan hasil dari tekanan dan percikan api busi, sisa bahan bakar yang berjenis korbon dioksida dibuang ke udara lepas melalui lubang buang mengarah ke KNALPOT yang berfungsi menmanfaatkan gas buang sebagai kompresi balik untuk menyempurnakan proses selanjutnya, dan juga knalpot ini berfungsi sebagai peredam suara ledakan,
IV. ROTASI ATAU PUTARAN MESIN
Tiga proses di atas menghasilkan rotasi atau perputaran mesin dan gir-gir yang ada di girbok di melalui KOPLING atau cluth yang berpungsi sebagai otomatis penetral putaran gir sesui dengan keinginan pengendara dalam gir bok terdiri dari GEAR PRIMER atau lebih di kenal dengan gigi borobudur rotasi dari gigi borobudur ini berhubungan langsung dengan GEAR SEKUNDER atau lebih dikenal sebagai gigi seri. Pengaturan transmisi dari kecepatan gigi 1 ke 4 doleh CRASH GEAR atau gigi silang pengaturan ini langsung di hubung kan ke kendali atau stang motor, keunikan mesin ini dalam mantransferkan tenaga tidak menggunakan sistem rantai. Dalam perawatan lebih murah dan mudah yang terpenting adalah ketelitian dan ka apikan kit menggunakan mesin ini.
MASALAH YANG SERING TERJADI SERTA PENYELESAIAN NYA
i. Karburator sering kotor atau spuyer tersendat Dalam masalah ini berdampak langsung dengan laju motor, motor dalam melaju tersendat- sendat atau motor malah sulit untuk hidup terkadang
pula busi sering mati terlihat dari ujung busi isolatornya berwarna hitam kelang yang mengakiobatkan hilang nya percikan api di busi Penyelesaiannya:
1. Bersihkan tangki bahan bakar dari kotoran dan karat
2. Periksa selang bensin dari kerak bahan bakar
3. Bersihkan karburator menggunakan kompresor angin perikasa kembali lubang- lubang spuyer jangan sampai ada kotoran yang tertinggal, ketelitian di tuntut dalam hal ini
4. Periksa ukuran lobang spuyer sudah pas belum jangan sampai kebesaran atau kekecilan. Bila kebesaran motor akan boros bahan bakar dan juga busi sering mati. Ukuran ubang spuyer berpatokan pada ukuran standar pabrik
5. Setingan atau penyetelan jarum ideal harus pas menurut pengalaman saya caranya denmgan menyetel stasioner karbu pada stelan tertinggi, lalu putar jarum ideal menggunakan obeng kekanan stelah berhenti putaran jarum kendorkan kembali ke kiri perlahan-lahan sampai terdengar suara mesin di putaran ter tinggi,
ii. PENGAPIAN
Permasalahan dalam pengpian juga akan berdampak langsung pada laju motor atau motor tidak bisa hidup, susah starter motor biasanya kendala pengapian berada pada stelan platina yang tidak benar, bisa juga salah satu perangkat pengapian sperti Busi, Koil, Platina, Kondensor, Spul pengapian ada yang sudah tidak layak pakai atau mati. penyelasaiannya:
Langkah pertama periksa warna ujung busi, bila berwarna hitam kelang busi tidak akan memercikan api solusinya stel ulang ukuran spuyer pilot jet dam main jet, beila warna ujung busi merah bata maka pariksa ke bagian yang pengapian yang lainnya. Koil yang layak pakai apabila kita konsletkan kabel busi dengan jarak ke massa mesin kira kira 8 mm masih terjadi loncatan api berwarna biru, bila tida berwarana biru di sini percikan atau laoncatan api berwarna merah ini berarti stelan platina tidak benar atau si koilnya yang memang sudah lemah, loncatan api dari koil dipengaruhi langsung oleh stelan platina, Penyetelan platina yang benar adalah berjarak kerenggangan antara konektor minus dan konektor plus nya kira-kira 0,5mm. dengan menggunakan obeng min, perlu di ingat penyetelannya jangan di ketok karna hal akan mepersingkat umur pakai platina karna entara konektor tidak lurus atau bengkok. Loncatan yang terjadi pada platina juga
berkaitan dengan kondisi kondensator Pemeriksaan kondensator amat lah mudah apa bila terjadi lancatan api di platina ini di karenakan kondensator anda sudah tidak layak pakai, ganti kondensor anda atau ada cara lain yaitu cangkok kondensor dengan kondensor lainnya atau sistem kondensatornya di double dengan ukuran kapasitas kondensor yang sama 2 farad, Yang terakhir adalah cek spul pengapian anda masih layak pakai atau harus di gani degngan yang baru, tanda spul pengapian rusak, biasanya kumparan spul lecet, gulungan spul kendor, spul putus.
Apabila semuanya stabil maka anda wajib memeriksa nap puur atau ketepatan pengapian tapi sebelumnya lihat dulu kondisi spi magnet patah atau tidak juga lihat kondisi rotor masih bagus atau sudah tidak, ukuran nap puur adalah 21 drajat sebelum titik mati poros atau kondisi pala seher di atas.
iii. Motor macet tidak bisa starter Ini adalah suatu trable mesin yang lebih fatal biasanya hal ini terjadi di kerenakan lakher atau BEARING ada yang rusak, stang sekher atau CONECTING ROOD rusak, ring sekher patah, sekher atau PISTON tidak layak pakai, perangkat di gear bok ada yang patah, PER GIGI PRIMER rontok, PLAT KOPLING yang sudah tidak layak pakai. GIGI STATER ompong atau rontok. Proses penyelesainnya harus turun mesin dan kita harus bongkar semua perangkat mesin agar lebih mudah pengecekan nya. Apabila dalam pengecekan perangkat ternyata ada yang rusak lebih baiknya kita ganti dengan yang baru, untuk menjaga hal-hal yang tidak di inginkan yang bisa saja nanti terjadi di dalam kita mengoprasikan kendaraan
kita di jalan.
iv. Motor tidak nyaman di kendarai atau goyang Dalam kondisi ini diluar dari pada mesin kecuali perangkat penunjang dan stabizer getaran atau karet mesin, masalah ini menyangkut kenyamannan kita dalam berkandara karna semua ini akan berdampak langsung dalam SAFETY REEDING keselamatan kita terancam bila hal ini di biarkan. Adapun panenggulangnganya sbb:
cek kondisi kelayakan ban dan pelek, bila ban botak harus ganti kondisi pelek pun harus stabil jangan ada speleng atau goyang Cek kondisi as ayun masih layak pakai atau tidak, biasanya dalam kondisi ini pala babi depan akan goyang apa bilia as ayun rusak, semua itu berdampak langsung pada sistem kendali kendaraan anda, Cek lassan bodi pada titik tumpu seperti, DEK MOTOR, TULANG BUAYA, LUBANG AS MESIN, TUMPUAN SOK BLAKANG, DLL. Bila terjadi keropokan pada bodi jangan biarkan hal itu berlarut karna akan berakibat kerusakan bodi yang lebih fatal bahkan pernah terjadi notaor tiba tiba patah. Cek kondisi STABIZER GETARAN atau karet-karet mesin dan shokbreker juga MOUNTING sok blakang, bila terlihat sudah usang atau rusak harus cepat-cepat di ganti. Cek SOKBREAKER, apa bila sok breker sudah lemah baik pernya atau sok wajib untuk kita ganti, jangan lupa kondisi mur roda baik depan maupun belakang dalam kondisi kencang dan terkunci paku pengunci. Jangan sekali kali anda pertaruh kan nyawa anda hanya karena malas untuk memperbaikinya.
Cara Mencuci Scooter dengan benar dan baik
1 . Cuci velg dan
ban pertama. bersihkan roda atau kotoran di kolong kendaraan Anda , Anda
dapat mencucinya saat Anda mencuci kendaraan Anda . Gunakan pembersih
yang aman untuk semua roda. bersihkan roda roda denga sikat yang tidak
terlalu kasar . Cuci setiap roda dan ban satu per satu waktu dan bilas
sampai bersih sebelum pindah ke yang berikutnya . setelah selesai, bilas
hingga bersih termasuk tangan anda, sikat, sponge dan ember cuci Anda .
2 . Sekarang Anda siap untuk mencuci . Mari kita mulai dengan air bersih dan wadah baru dibila. Tujuan dari cuci mobil adalah untuk menghilangkan noda dan kotoran yang menempel pada body kendaraan . deterjen tidak ideal karena mereka menghilangkan lapisan pelindung. Shampoo khusus scooter/otomotif adalah pilihan yang fantastis . Mereka tidak menghilangkan lilin dan memberikan banyak pelumasan partikel pasir .
3 . Bagaimana Anda mencegah tanda swirl ? Gunakan dua ember . Isi satu ember dengan air sabun dan isi yang lainnya dengan air bersih . Setiap kali Anda siap untuk reload spons dengan air sabun , celupkan ke dalam air bersih pertama/bilas, Kemudian celupkan ke dalam air sabun dan lanjutkan pencucian .
4 . Selalu bilas kendaraan Anda dengan seksama sebelum Anda mulai mencuci untuk menghilangkan kotoran. Kemudian mulai mencuci dari bagian atas kendaraan . Mencuci kendaraan dari depan ke belakang . Ingatlah bahwa panel bawah yang paling kotor. Bilas kendaraan Anda saat Anda bekerja , terutama dalam cuaca panas.
Untuk tempat-tempat yang membandel , seperti bug atau tar , gunakan sponge dengan lembut menghilangkan kontaminan lengket tanpa menggaruk . Untuk melembutkan spons , rendam dalam air hangat selama 3 menit . Selalu gunakan dengan air sabun untuk melumasi spons .
5 . Saat membilas , Anda tidak perlu menyemprot kencang scooter Anda dengan selang air, yang terpenting air dapat membilas bekas cucian di body kendaraan anda secara menyeluruh .
2 . Sekarang Anda siap untuk mencuci . Mari kita mulai dengan air bersih dan wadah baru dibila. Tujuan dari cuci mobil adalah untuk menghilangkan noda dan kotoran yang menempel pada body kendaraan . deterjen tidak ideal karena mereka menghilangkan lapisan pelindung. Shampoo khusus scooter/otomotif adalah pilihan yang fantastis . Mereka tidak menghilangkan lilin dan memberikan banyak pelumasan partikel pasir .
3 . Bagaimana Anda mencegah tanda swirl ? Gunakan dua ember . Isi satu ember dengan air sabun dan isi yang lainnya dengan air bersih . Setiap kali Anda siap untuk reload spons dengan air sabun , celupkan ke dalam air bersih pertama/bilas, Kemudian celupkan ke dalam air sabun dan lanjutkan pencucian .
4 . Selalu bilas kendaraan Anda dengan seksama sebelum Anda mulai mencuci untuk menghilangkan kotoran. Kemudian mulai mencuci dari bagian atas kendaraan . Mencuci kendaraan dari depan ke belakang . Ingatlah bahwa panel bawah yang paling kotor. Bilas kendaraan Anda saat Anda bekerja , terutama dalam cuaca panas.
Untuk tempat-tempat yang membandel , seperti bug atau tar , gunakan sponge dengan lembut menghilangkan kontaminan lengket tanpa menggaruk . Untuk melembutkan spons , rendam dalam air hangat selama 3 menit . Selalu gunakan dengan air sabun untuk melumasi spons .
5 . Saat membilas , Anda tidak perlu menyemprot kencang scooter Anda dengan selang air, yang terpenting air dapat membilas bekas cucian di body kendaraan anda secara menyeluruh .
Vespa Balap “Street Racing”
Berawal dari Kejuaraan Vespa Grasstrack , Arayata Racing yang berdiri
sejak tahun 2006 sarat prestasi. Diawal berdirinya, Arayata Racing yang
dikomandani Dudy Djayadisastra memang fokus dengan ‘korek’ skuter
produksi negeri spaghetti. Nama Arayata diambil dari nama putri
Dudy yang berarti ‘Bersinar Penuh Dinamika’. Sementara Warna Kuning
Hitam berarti ‘Melesat Bagai Angin Di Atas Tanah ‘ diambil dari
filosofi Kebudyaan Suku Sunda.
Arayata Racing mengambil konsep tuning mesin sesuai kebutuhan penggemar kecapatan. Mulai dari ‘korek’ standar atau Street Racing
sampai untuk turun balap di sirkuit. “ Untuk biaya atau harga kita
tidak bisa membuat patokan”, Ujar Dudy. Menurutnya ‘korekan’ mesin
tergantung kondisi awal motor yang datang ke bengkelnya.
“Jadi kita periksa dulu keseluruhan
baru kita bisa buat speknya”, ujar Dudy. Biaya tuning bervariasi mulai
2,5 jt ke atas. Untuk urusan modifikasi Street Racing pun dilakoni sesuai selera konsumen, namun Bengkel Arayata Racing akan menyediakan beberapa pilihan konsep.
“Kita biasa pake barang – barang
berkualitas dari luar”, kata Dudy yang juga Pembina VBI ( Vespa Balap
Indonesia). Namun menurut ayah dua putri ini, kebutuhan untuk modifikasi
untuk Racing Street atau balap surkuit tak melulu harus menggunakan produk luar.
Selain memodif motor Vespa, Arayata
Racing juga mengeluarkan knalpot racing berlabel BRE sejak medio 2011.
Kanalpot bikinan Arayata Racing dikhususkan untuk volume ruang bakar
150cc sampai 200cc. “Untuk motor Vespa kecil juga kita ada”, tambah
Dudy. Arayata Racing juga menerima menerima custom knalpot sesuai kebutuhan peminat modif mesin.
Sukses atau tidaknya di arena balap
Vespa tak melulu faktor mesin. Faktor joki dengan gaya balap juga
mempengaruhi performa di arena balap. “Sama keberuntungan j sederet
puluhan piala.
tips merawat vespa
Merawat motor Vespa tua memang terbilang
gampang-gampang susah. Bisa dikatakan gampang jika Anda sudah terbiasa
dan tahu betul bagaimana cara merawat motor vespa tua dengan baik dan
benar. Di sisi lain, merawat Vespa tua juga cukup susah lantaran ketersediaan spare part yang memang sudah sangat langka.
Begitu banyak dan peliknya masalah yang sering ditemukan pada sebuah Vespa tua, telah menjadikan skuter asal Italia tersebut menyandang predikat sebagai motor yang kerap mogok. Karena itulah, merawat Vespa secara rutin sangat diperlukan agar tetap memiliki performa yang baik ketika digunakan.
Mengingat di pasaran banyak beredar banyak merk oli samping, kepada para pemilik kendaraan Vespa tua diharapkan mampu memiliki pemahaman lebih terkait bagaimana memilih oli yang baik. Jangan lupa banyak juga oli samping palsu yang beredar.
Untuk mengatasi hal tersebut, kontrol dan isi terus air accu, paling tidak sebulan sekali. Kepala accu juga harus sering dibersihkan. Caranya, menggunakan kuas yang telah dibasahi dengan air panas. Yang perlu diperhatikan, jika Vespa tua kesayangan Anda tersebut bakal ditinggalkan atau tidak digunakan untuk waktu yang cukup lama, misalnya dikarenakan mudik ke luar kota dan sebagainya, maka lebih baik accu-nya dilepas saja.
Cara penyimpanan accu yang baik adalah dengan mengeluarkan air accu-nya, lalu simpan dalam kondisi kering dan terbalik. Ini dimaksudkan agar lubang accu ada di bawah. Ketika accu tersebut hendak digunakan kembali, lakukan pengisian air zuur dan air accu lalu pasang kembali di motor Vespa tua kesayangan Anda.
Ada beberapa penyebab kenapa busi Vespa sering bermasalah:
Karburator adalah suku bagian dari Vespa yang juga paling sering mengalami masalah. Jika tidak dirawat dengan baik maka bisa-bisa Anda akan kerepotan sendiri saat membawa Vespa Anda, terutama saat mogok dijalan.
Masalah pada karburator biasanya disebabkan karena komponen ini tersumbat. Dampak negatif dari masalah ini bisa menyebabkan akselerasi Vespa Anda menjadi tidak sempurna. Untuk menghindari hal itu terjadi, sebaiknya bersihkan kaburator secara berkala agar tidak ada kotoran yang menyumbat. Bersihkan saringan udara pada karburator dengan menggunakan minyak tanah / bensin dan semprot dengan kompresor untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada saringan udara. Saringan udara yang kotor akan menghambat aliran udara yang berpengaruh kepada pemakaian bahan bakar menjadi boros.
Komponen-komponen utama karburator perlu diperhatikan, saluran-saluran bensin dan saluran udara harus bersih dari kotoran sekecil apapun. Cucilah bagian-bagian karburator dengan menggunakan bensin dan tiup saluran-saluran bensin dan udara. Jangan sekali-kali membersihkan lubang jet dengan kawat atau alat lain yang akan merusak. Pemasangan karburator juga harus diperhatikan kekencangan dari baut karena bisa berpotensi mengakibatkan kebocoran bensin, terutama pada tutup pelampung.
Itulah beberapa tips atau cara merawat motor Vespa tua. Semoga bermanfaat bagi Anda, terutama bagi pengguna motor Vespa.
Begitu banyak dan peliknya masalah yang sering ditemukan pada sebuah Vespa tua, telah menjadikan skuter asal Italia tersebut menyandang predikat sebagai motor yang kerap mogok. Karena itulah, merawat Vespa secara rutin sangat diperlukan agar tetap memiliki performa yang baik ketika digunakan.
Berikut ini 10 Tips Ringan Merawat Motor Vespa Tua yang bisa Anda terapkan pada Vespa kesayangan Anda di rumah:
1. Gunakan bahan bakar beroktan tinggi
Pastikan Anda menggunakan bahan bakar bensin yang masuk dalam kategori oktan tinggi, seperti Pertamax (Pertamina) atau Shell super untuk motor Vespa tua kesayangan Anda. Pasalnya bahan bakar (bensin) dengan kualitas (oktan) rendah akan menyisakan banyak jelaga pada komponen-komponen pembakaran yang nantinya jika dibiarkan lama bakal menggangu kinerja mesin.2. Gunakan oli samping berkualitas tinggi
Sama seperti bahan bakarnya, oli samping untuk Vespa tua juga dianjurkan untuk menggunakan yang berkualitas (bahan aditif) tinggi. Pasalnya oli samping dengan kualitas (bahan aditif) rendah akan banyak meningggalkan kerak / jelaga jika oli samping .Mengingat di pasaran banyak beredar banyak merk oli samping, kepada para pemilik kendaraan Vespa tua diharapkan mampu memiliki pemahaman lebih terkait bagaimana memilih oli yang baik. Jangan lupa banyak juga oli samping palsu yang beredar.
3. Ganti oli mesin 1 bulan sekali
Sejatinya oli mesin Vespa dianjurkan untuk diganti 1 bulan sekali. Terlebih jika Vespa Anda tersebut dijadikan sebagai kendaaran pendukung kegiatan sehari-hari. Namun jika jarang digunakan maka ganti oli mesin minimal 2 bulan sekali juga masih dapat ditolerir.4. Merawat Accu
Accu merupakan salah satu komponen vital pada sebuah Vespa tua. Komponen yang satu ini memerlukan perawatan yang rutin sebab setiap kali mesin dihidupkan maka accu akan tersisi arus listrik. Ketika arus listrik masuk ke accu, maka elemen dalam accu akan bereaksi. Reaksi dari accu ini akan menyebabkan suhu air accu memanas lalu menguap, sehingga pada kepala accu khususnya yang positif (+) akan terjadi penggumpalan yang biasanya akan berdampak buruk yakni terbentuknya karat.Untuk mengatasi hal tersebut, kontrol dan isi terus air accu, paling tidak sebulan sekali. Kepala accu juga harus sering dibersihkan. Caranya, menggunakan kuas yang telah dibasahi dengan air panas. Yang perlu diperhatikan, jika Vespa tua kesayangan Anda tersebut bakal ditinggalkan atau tidak digunakan untuk waktu yang cukup lama, misalnya dikarenakan mudik ke luar kota dan sebagainya, maka lebih baik accu-nya dilepas saja.
Cara penyimpanan accu yang baik adalah dengan mengeluarkan air accu-nya, lalu simpan dalam kondisi kering dan terbalik. Ini dimaksudkan agar lubang accu ada di bawah. Ketika accu tersebut hendak digunakan kembali, lakukan pengisian air zuur dan air accu lalu pasang kembali di motor Vespa tua kesayangan Anda.
5. Merawat Busi
Inilah komponen yang paling sering bermasalah pada motor Vespa tua. Gonta-ganti busi bakal jadi makanan Anda sehari-hari jika Anda tidak memperhatikan komponen ini dengan baik.Ada beberapa penyebab kenapa busi Vespa sering bermasalah:
1. Kerak busi
Busi suka dikatakan MATI dan harus
diganti jika lapisan isolator tersebut ditutupi oleh kerak/jelaga hasil
pembakaran di ruang Blok mesin. Kenapa ada kerak ? Biasanya kerak busi
disebabkan oleh kesalahan dalam memilih oli samping dan kombinasi bahan
bakar yang kurang tepat. Ingat Vespa itu kendaraan 2 tak, jadi bensin
yang dibakarnya mengandung banyak oli. Untuk mengatasi masalah tersebut,
sebaiknya Anda rajin memeriksa keadaan busi anda.
Bukalah busi dari cilinder cop, lalu
bersihkan dengan menggunakan kuas atau sikat besi dan
kerosin/solar/bensin. Kuas atau sikat tersebut hanya mampu membersihkan
isolator yang kelihatan, lalu bagaimana untuk bagian dalam yang tidak
kelihatan ? Gunakanlah 3 – 5 helai kawat baja dari tali kopling yang
sudah tidak dipakai. Isi lubang isolator dengan bensin, korek terus
bagian isolator busi yang ada keraknya, setelah dilihat kotor, tuang,
lalu isi kembali dan korek beberapa kali.
Jangan lupa lubang bagian isolator
tersebut harus dalam kondisi terendam oleh kerosin/bensin/solar, supaya
kerak hasil korekan kawat bisa dikeluarkan. Setelah bersih, pasang
kembali busi di dudukannya dalam cilinder cop. Ingat, ketika busi
dibersihkan harus dalam kondisi setelah dingin. Jangan sekali-kali
mencuci busi ketika dalam kondisi panas (baru dicopot dari cilinder cop
yang panas), karena itu adalah salah satu penyebab umur busi menjadi
pendek.
2. Masalah Sistem Pengapian
Ada kalanya busi Vespa menjadi mudah mati
karena masalah pengapian yang tidak maksimal. Untuk memperbaiki masalah
tersebut, sebaiknya cek dulu koil, kondensor, dan platina. Biasanya
koil jarang rusak jika menggunakan yang asli, jadi jika Anda menggunakan
versi bajakan bisa jadi ini merupakan pangkal masalahnya. Jika tidak,
mungkin masalah terletak pada kondensornya yang rusak.
Untuk mendeteksinya, biasanya kondensor yang rusak bakal menyebabkan mesin jadi tersendat-sendat.
Jika kondisi kondensor baik-baik saja, mungkin masalahnya terletak pada platina. Jarak ideal platina adalah 0,5mm. Jika jaraknya terlalu dekat maka bisa menyebabkan mesin Vespa terbatuk-batuk, sementara jika terlalu jauh maka percikan api tidak bisa berjalan dengan maksimal.
Jika kondisi kondensor baik-baik saja, mungkin masalahnya terletak pada platina. Jarak ideal platina adalah 0,5mm. Jika jaraknya terlalu dekat maka bisa menyebabkan mesin Vespa terbatuk-batuk, sementara jika terlalu jauh maka percikan api tidak bisa berjalan dengan maksimal.
6. Merawat Karburator
Pada sebuah motor Vespa tua, keberadaan karburator memegang peranan yang cukup penting. Fungsi karburator adalah untuk menghasilkan campuran bensin dan udara hingga berupa kabut, dengan maksud agar bahan bakar mudah dinyalakan oleh busi. Perbandingan campuran bahan bakar dan udara sesuai dengan keperluan pada berbagai keadaan kerja mesin.Karburator adalah suku bagian dari Vespa yang juga paling sering mengalami masalah. Jika tidak dirawat dengan baik maka bisa-bisa Anda akan kerepotan sendiri saat membawa Vespa Anda, terutama saat mogok dijalan.
Masalah pada karburator biasanya disebabkan karena komponen ini tersumbat. Dampak negatif dari masalah ini bisa menyebabkan akselerasi Vespa Anda menjadi tidak sempurna. Untuk menghindari hal itu terjadi, sebaiknya bersihkan kaburator secara berkala agar tidak ada kotoran yang menyumbat. Bersihkan saringan udara pada karburator dengan menggunakan minyak tanah / bensin dan semprot dengan kompresor untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada saringan udara. Saringan udara yang kotor akan menghambat aliran udara yang berpengaruh kepada pemakaian bahan bakar menjadi boros.
Komponen-komponen utama karburator perlu diperhatikan, saluran-saluran bensin dan saluran udara harus bersih dari kotoran sekecil apapun. Cucilah bagian-bagian karburator dengan menggunakan bensin dan tiup saluran-saluran bensin dan udara. Jangan sekali-kali membersihkan lubang jet dengan kawat atau alat lain yang akan merusak. Pemasangan karburator juga harus diperhatikan kekencangan dari baut karena bisa berpotensi mengakibatkan kebocoran bensin, terutama pada tutup pelampung.
7. Membersihkan Keran Bensin
Khusus untuk melakukan langkah yang satu ini perlu diperhatikan kondisi motor saat membuka tangki bensin. Pasalnya ada tipe Vespa yang memiliki 2 tangki yaitu tangki bensin dan tangki oli untuk sistem pencampuran oli secara otomatis. Gunakan kunci kran bensin dan lepaskan bagian-bagian keran bensin. Cuci dan bersihkan tangki dengan bensin agar kotoran terbuang, sementara untuk saluran keran bensin rendam dengan bensin dan bersihkan.8. Merawat Kabel Versneling
Pastikan Anda selalu memeriksa kedua kabel versneling dari kemungkinan longgar atau kendor. Jika kedua kabel ini kendor maka perpindahan gigi tidak akan pas atau sulit oper gigi. Untuk memperbaiki atau merawatnya, setel kabel tersebut pada posisi gigi 4, lalu setel lagi kabel yang satunya pada posisi gigi 1, perhatikan posisinya karena jika salah maka perpindahan gigi akan menjadi kacau. Biasanya kalau setingannya sudah berubah atau kurang tarik maka itu mengindikasikan bahwa kabel versneling Vespa Anda sudah mau putus.9. Merawat Bodi
Kita semua tahu bahwa seluruh bodi Vespa tua terbuat dari besi. Tentu saja ini menjadi salah satu kelemahan Vespa karena menjadikannya sangat rentan dengan korosi/karat. Untuk mengatasi masalah tersebut, pastikan Anda selalu rutin membersihkan Vespa tua kesayangan Anda terutama setelah melewati jalan yang ekstrim (berlumpur). Apabila terjadi karat maka sebaiknya lakukan pengecatan pada bodi, karena cat bisa melidungi body Vespa Anda dari karat.10. Servis sebulan sekali di bengkel
Meskipun Anda telah melakukan perawatan ringan secara rutin, namun sekali waktu bawalah motor Vespa tua milik Anda ke tangan ahlinya. Servislah motor Vespa Anda di bengkel, terlebih jika Vespa tersebut sering digunakan untuk menempuh jarak tempuh yang lumayan jauh.Itulah beberapa tips atau cara merawat motor Vespa tua. Semoga bermanfaat bagi Anda, terutama bagi pengguna motor Vespa.
sejarah Vespa
Vespa masuk ke Indonesia pada tahun 1960 melalui ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merk) PT Danmotors Vespa Indonesia/DVI di Pulo Gadung Jakarta yang sekarang sudah tidak aktif lagi (sekarang dipegang oleh PT Sentra Kreasi Niaga/SKN sebagai dealer utama saja. Note: Bukan importir atau distributor eksklusif).
Vespa saat itu mempunyai prestise yang sangat tinggi, terbukti dengan harga vespa saat itu setara dengan harga sebuah rumah tipe standar. Seiring dengan penetrasi Honda ke pasar dunia yang turut menggoyahkan berbagai merk motor, Indonesia ternyata tidak luput dari fenomena tersebut. Vespa menjadi salah satu merk sepeda motor yang ‘tergusur’ oleh motor Jepang, meski pada awalnya harga vespa Sprint saat itu bahkan sedikit lebih mahal daripada motor Honda CB 200 Twin Cakram yang saat itu merupakan motor Honda paling mahal.
Ada banyak kajian mengapa vespa kesulitan menggenjot kuantitasnya di Indonesia baik sejak awal hingga hari ini.
• Sebenarnya segmentasi pasar Vespa tidak terlalu diperuntukkan bagi kalangan menengah ke atas (bisa dilihat pada daftar harga di atas) karena ada beberapa tipe motor merk lain yang jauh lebih mahal sehingga masalah harga bukan merupakan alasan. Mungkin lebih karena bentuk vespa yang khas rupanya hanya disukai orang-orang tertentu saja.
• Prestise vespa juga turun karena ada perusahaan farmasi yang memakai vespa sebagai kendaraan operasionalnya yang mengakibatkan konsumen enggan memakai vespa karena tidak mau dikira penjual obat.
• Vespa bersama sebagian besar motor klasik lainnya sedunia tergeser oleh motor Jepang yang lebih irit, praktis, dan murah sementara vespa tidak menawarkan perubahan teknologi dan model yang cukup berarti.
• Kondisi sebagian besar vespa di Indonesia saat ini banyak yang tidak terawat. Jika kita melihat ada sepeda motor dituntun di jalan karena mogok, hampir selalu dipastikan itu adalah vespa. Otomatis persepsi kualitas vespa dipandang masyarakat semakin rendah, tidak peduli seberapa mahal harganya. Survei MarkPlus Professional Services bersama SWA di 5 kota besar di Indonesia menunjukkan bahwa persepsi kualitas Vespa berada di bawah Honda dan Yamaha.
Salah satu usaha perbaikan image oleh merk ini, mungkin, adalah dengan mengeluarkan vespa mewah beroda tiga berdesain lux berharga setara dengan sebuah mobil.
Vespa Kongo
Vespa Kongo adalah vespa penghargaan dari pemerintah Indonesia kepada kontingen Pasukan Penjaga Perdamaian Indonesia yang bertugas di Kongo saat itu. Pasukan bernama Kontingen Garuda (disingkat KONGA atau Pasukan Garuda) yang turut diperhitungkan di dunia dibandingkan pasukan perdamaian negara lain itu adalah pasukan Tentara Nasional Indonesia yang ditugaskan sebagai pasukan perdamaian di negara lain. Indonesia mulai turut serta mengirim pasukannya sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian PBB sejak 1957. Awalnya, saat Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, Mesir langsung mengadakan sidang menteri luar negeri negara-negara Liga Arab dan merupakan negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia dengan datang langsung ke Ibu Kota RI waktu itu yaitu Yogyakarta. Untuk membalas budi Mesir dan Liga Arab, Presiden Sukarno membalas pembelaan negara-negara Arab di forum internasional dengan mengunjungi Mesir dan Arab Saudi pada 1956 dan Irak pada April 1960.
Pada 1956 itu, ketika Majelis Umum PBB memutuskan menarik mundur pasukan Inggris, Prancis dan Israel dari wilayah Mesir, Indonesia mendukung keputusan itu dan untuk pertama kalinya mengirim Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB ke Mesir yang dinamakan dengan Kontingen Garuda I atau KONGA I.
KONGA II dikirim ke Kongo pada 1960 di bawah misi UNOC dengan jumlah pasukan 1.074 orang, bertugas di Kongo September 1960 hingga Mei 1961.
KONGA III dikirim ke Kongo pada 1962 di bawah misi UNOC dengan jumlah pasukan 3.457 orang, terdiri atas Batalyon 531/Raiders, satuan-satuan Kodam II/Bukit Barisan, Batalyon Kavaleri 7, dan unsur bantuan tempur, bertugas hingga akhir 1963. Menpangad Letjen TNI Ahmad Yani pernah berkunjung ke Markas Pasukan PBB di Kongo (ketika itu bernama Zaire) pada tanggal 19 Mei 1963.
Setelah menyelesaikan tugas perdamaian yang berat, Pasukan Garuda menerima tanda penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia berupa Vespa (sumber lain mengatakan ada juga penghargaan berbentuk uang dan beberapa peti jarum jahit). Di pasaran diketahui adanya vespa Kongo tahun 1963 untuk kontingen 2 dan 3. Kurang diketahui apakah kontingen 1 juga mendapatkannya, karena informasi semacam ini tidak mudah didapat. Yang menarik dan tidak diketahui banyak orang, pemberian vespa tersebut tidak terlepas dari tradisi dalam dunia kemiliteran dalam hal kepangkatan. Vespa berwarna hijau 150cc ditujukan bagi tentara yang lebih tinggi tingkat kepangkatannya, disusul vespa berwarna kuning dan biru 125cc untuk tingkat kepangkatan yang lebih rendah.
Selain itu guna membedakan vespa tersebut dari vespa lain yang satu tipe, disematkan tanda nomor prajurit yang bersangkutan pada sisi sebelah kiri handlebar (stang) yang berbentuk oval terbuat dari bahan kuningan serta sebuah piagam penghargaan yang menyertainya. Maka berseliweranlah vespa-vespa tersebut di jalan-jalan sehingga vespa dengan pantat bulat tersebut dikenal sebagian masyarakat sebagai vespa Kongo, sementara sebagian lain justru menyamaratakan dengan nama vespa ndog (telur) karena bagian samping kanan kirinya bulat mirip telur.
Vespa Congo tidak diproduksi di Italia melainkan di Jerman. Dengan berbahan baku plat baja yang lebih keras daripada Vespa bulat umumnya, vespa ini memiliki tingkat kelengkapan yang lebih daripada vespa buatan Italia yang umum beredar di Indonesia (VBB1T maupun VBB2T).
Jacob Oswald Hoffmann adalah orang Jerman yang berjasa memasukkan vespa ke Jerman. Kerjasama vespa dengan Hoffmann putus awal tahun 1955 karena Hoffmann mendesain model sport sendiri. Kemudian vespa bekerjasama dengan Messerschmitt Co. yang kemudian mengeluarkan produksi vespa pertamanya pada tahun 1955 itu juga. Mereka mengeluarkan dua model yaitu Vespa GS yang di Indonesia sering disebut sebagai GS versi Jerman dan 150 Touren. Mereka juga menyediakan purna jual dan service serta spare part bagi Vespa produksi Hoffmann. Kerjasama ini berlanjut hingga akhir tahun 1957. Vespa GmbH Augsburg kemudian berdiri pada tahun 1958 sebagai sebuah perusahaan patungan antara Piaggio dan Martial Fane Organisation, kongsi ini kemudian juga menyediakan beberapa bagian bagi Vespa Messerschmitt. Saat kerjasama dengan Augsburg inilah Vespa Congo diorder untuk Indonesia.
Kedua model yang dibuat saat berkongsi dengan Messerchmitt (150 Touren dan GS) kemudian dikembangkan dengan beberapa modifikasi. Selain itu Vespa GmbH Augsburg juga melahirkan Vespa 125 cc yang pertama kali diperkenalkan dalam tahun 1958. Produksi berlanjut hingga tahun 1963, yang merupakan saat puncak perubahan skuter dan diproduksinya yang sudah tidak terlalu banyak. Selanjutnya, Jerman memilih hanya mengimpor Vespa langsung dari Itali.
Ciri khas Vespa Congo :
1. Spakboard bulat tidak ada sambungannya seperti vespa umumnya.
2. Ring (pelek/teromol) 10 inchi.
3. Punya tonjolan seperti tombol/saklar di sambungan koplingnya (posisi setang sebelah kiri).
4. Spidometer kotak & agak besar (berbeda dengan spidometer VNA/VNB).
5. Ada lambang garuda di body depan sebelah kiri (sekarang jarang yang ada).
6. Di atas spidometer ada lampu kecil seperti lampu cabe.
7. Nomor mesin diawali dengan kode VGLB.
8. Pada BPKB tercantum tulisan ex Brigade Garuda III.
Vespa PX
Vespa PX salah satu legenda skuter dari pabrikan Piaggio Italia. Piaggio pertama kali memproduksi Vespa PX tahun 1975 dengan varian 125 cc , 150 cc, dan 200 cc bermesin 2 tak transmisi manual. Masa produksi PX berlangsung hingga 33 tahun, dihentikan tahun 2008 karena dianggap tidak memenuhi standar emisi gas buang.
Pada tahun berikutnya LML Star yang berbodi PX bermesin 2 tak dan 4 tak diproduksi LML yang berbasis di India untuk mengisi permintaan pasar Eropa dan Amerika. LML pernah menjalin kerja sama produksi dengan Piaggio sejak tahun 1984 hingga 1999.
Piaggio melalui media release menyatakan akan memproduksi kembali Vespa PX tahun 2011, bahkan pada EICMA Show di Milan Vespa PX ikut dipamerkan. Piaggio akan memproduksi Vespa PX 125 dan 150 bermesin 2 tak mengunakan desain yang sama dengan PX sebelumnya. Perubahan hanya pada penggunaan bahan seater yang lebih baik, penambahan electric starter disamping kick starter, dan head lamp yang lebih terang. Menghadapi rencana ini LML menyatakan tidak khawatir karena LML dibanderol lebih murah ketimbang PX, selain itu LML berencana akan memproduksi LML star dengan fuel injection.
Pelana baru untuk Vespa PX memiliki desain dan pelapis serba baru, ideal untuk berboncengan, mengakomodasi pengendara dari semua statures, dan menawarkan kenyamanan serta kontrol kendaraan. Suspensi depan khas PX yang merupakan bagian intrinsik dari Vespa bekerja sama dengan pegas coil dan dual shock absorber memberikan efek hidrolik berkendara yang unik. Mesin ‘klasik’ 125cc dan 150cc silinder tunggal 2-tak siap melesatkan setiap pengendara Vespa PX2011. Suhu mesin dijaga dengan forced air cooling. Pengapian mengandalkan CDI dengan starter elektrik dan kaki. Gearbox manual empat percepatan khas Vespa PX jelas jadi bagian paling menggoda adrenalin buat mereka pecinta skuter yang lebih menginginkan hentakan.
Di saat merk lain sibuk mengembangkan desain motor yang berbeda dari sebelumnya (kadang bahkan mesin yang sama diberikan desain body yang berganti-ganti), perusahaan Vespa di bawah Piaggio ini tetap mempertahankan style-nya. Vespa PX dengan bentuknya yang khas, bagaimanapun, telah mendapatkan hati para penggemarnya.
Vespa Sprint
Vespa Sprint dibuat oleh Vespa dari tahun 1965 – 1979. Datang dalam dua versi. Yang pertama kali keluar dinamai Vespa Sprint, dibuat hingga tahun 1974. Model selanjutnya dinamakan Vespa Sprint Veloce, dibuat tahun 1969 hingga 1979, jadi keduanya pernah keluar bersamaan dari tahun 1969 hingga 1974.
Update terbesar Sprint Veloce adalah pada mesinnya. Desainnya diubah dari desain lamanya yang 2 port dengan tambahan transfer port ketiga pada puncak akhirnya. Rasio kompresi juga ditingkatkan dari Vespa Sprint yang 7.5:1 menjadi 7. 7 : 1 pada Vespa Sprint Veloce.
Model yang asli tidak mempunyai lampu reting / signal namun Sprint Veloce akhirnya berhasil diekspor semua ke U.S setelah tahun 1973 mempunyai lampu reting sebagai perlengkapan standar untuk memuaskan peraturan Amerika. Bajaj Chetak, diproduksi oleh India, merupakan duplikat Vespa Sprint. Karenanya, hingga sekarang setiap bagian suku cadangnya masih bisa didapatkan dalam kondisi baru di pasar bekas.
Hampir setiap sudut penampilan Vespa 150 Sprint diperbesar dari vespa umumnya keluaran dekade 1960an (VNA / VNB / VBB / VBC) dengan spesifikasi lebih lebar pada ban (3.50X10”), box di kiri kanan serta spakbor lebih besar dibandingkan vespa kelas super; kapasitas 145.45 cc; 2-tak; Silinder tunggal; Pendingin udara; 4-kecepatan; Pengapian koil; Rem depan dan belakang tromol; Jarak roda 1200 mm; Berat kering 89 kg; Kapasitas tanki 7.7 liter (cadangan 1.4 liter); Konsumsi BBM 2.1km/100km (apx); dan Radius belok 1400 mm.
Vespa sprint mempunyai penampilan awal yang hampir menyerupai Vespa Grand Lux dan beberapa pendapat mengatakan bahwa vespa sprint merupakan spec-drop dari Vespa GL.
Kerangka body Vespa 150 Sprint sama dengan produk untuk Vespa GL, namun dengan sentuhan warna baru yakni silver metalik. Di sayap (fender) bagian kanan tersemat kata Vespa Sprint tersusun miring dua baris dengan style italic handwritting terbuat dari sejenis campuran alumunium yang berefek kebiru-biruan. Begitupun halnya dengan kata dibagian belakang, tertulis 150 Sprint tersusun miring satu baris yang berbahan serta material sama seperti bagian depan dan terletak agak diatas lampu bagian belakang.
Terdapat striping lurus terbuat dari alumunium pada bagian spakbor depan, box bagasi dan box mesin yang sejajar di kiri kanannya. Dengan kunci stang berbentuk oval, Vespa 150 Sprint menggunakan 2 jenis jok sesuai dengan permintaan yaitu model jok (sadle) ganda (pengendara dan penumpang) berwarna biru tua dan jok panjang (single-seater).
Bagian yg berlapis krum adalah baut gagang rem depan dan gagang kopling, klakson, rumah lampu belakang, ring lampu depan, kunci stang, tutup kunci stang dan kunci tutup box bagasi. Lapisan berwarna seng terdapat pada bagian-bagian seperti standar, shock bagian depan, seluruh baut dan mur serta tutup bak kopling.
Bagian yg beraksen posfor meliputi shock bagian belakang termasuk per, baut dan murnya, serta per bagian depan. Sentuhan metal halus terdapat pada bagian gagang rem depan dan kopling, pedal rem belakang, gantungan barang, kuku macan, jengger depan, selahan, kunci (pengkait) box mesin, gagang kran bensin, dan lis sayap depan. Bagian yg bernuansa stainless adalah rumah saklar dan lis karpet tengah yang terbuat dari karet.
Setang (handlebar) model kotak seperti GL dan Super serta speedometer oval, adapun nomor serial body Vespa 150 Sprint terukir dibagian kiri dibawah box bagasi dengan kode VLB1T 1001-VLB1T 1205477 dan nomor mesin di bagian paha ayam mesin dekat pipa saluran knalpot diawali dengan kode VLB1M. Bagian-bagian lain yg memiliki warna berkesan alumunium meliputi velg, tromol depan dan belakang, tutup kipas, fork depan. Sementara itu warna lapisan anti karatnya adalah abu-abu.
VESPA 150 SPRINT VELOCE
Diproduksi antara tahun 1969 hingga 1979 mesin Vespa Sprint 150 Veloce dirancang lebih dahsyat ketimbang Vespa 150 Sprint. Dimana salah satunya adalah dengan ditanamkannya karburator berukuran 20/20 dan saringan karburator yang diperbesar.
Perubahan lainnya adalah pada knalpot yg lebih besar sehingga menghasilkan suara berbeda dari serie sebelumnya. Dengan top speed mesin mencapai 97km/h, ukuran body Vespa 150 Sprint Veloce sama dengan Vespa 150 Sprint. Veloce memiliki model baru dalam bentuk lampu depan yang membulat dengan lingkaran 130mm dan dilindungi oleh ring lampu beraksen krum. Terdapat lampu kecil yang tersambung dengan lampu depan, berwarna hijau dikelilingi oleh ring alumunium di stang bagian atas speedometer.
Speedometerpun mengalami perubahan yang kontras dibandingkan dengan Vespa 150 Sprint. Speedometer veloce dirancang sama dengan model Vespa Super serie terakhir yang berbentuk lebih kecil (clamshell), mempunyai warna putih fascia dengan maximum angka tertera 120 km/h.
Sama halnya dengan Vespa 150 Sprint, veloce memiliki logo model baru yang berbentuk hexagonal (cung) tersematkan didepan mengganti logo P/ seperti serie vespa keluaran sebelumnya.
Dengan tidak menyertakan kembali striping alumunium yang terdapat pada spakbor depan dan box kiri-kanan. Pada awal produksinya, model handgrip veloce berwarna abu-abu terang dengan lambang Piaggio hexagonal didalamnya. Pada saat perjalanan produksi warna handgrip diganti hitam juga speedometer dan karet box kiri-kanannya.
Lampu belakang yang berbentuk kotak besar seakan menyembul dari body bagian belakang berwarna merah menyala dengan reflector menyatu didalamnya dan dilindungi oleh tutup yang terbuat dari bahan plastic pada bagian atasnya dengan warna senafas warna body.
Pada perkembangannya motif tulisan bagian depan dan belakangpun ikut berubah. Tulisan vespa bagian depan menggunakan font yang lebih tegas beraksen krum dimana setiap hurufnya seakan disatukan oleh plat yang berbintik halus dan berwarna hitam dengan posisi horizontal. Sementara itu pada bagian belakang tertulis vespa v. beraksen krum ter-emboss yang dibingkai dengan bentuk segi empat memanjang dimana dasar dari tulisan tersebut berwarna hitam berbintik halus dengan posisi horizontal. Adapun bahan dan material dari pada tulisan tersebut sama dengan serie sebelumnya.
Lapisan krum terdapat pada bagian-bagian yang antara lain ring lampu depan, tutup kunci stang dan kunci box bagasi. Lapisan beraksen seng terdapat pada bagian standar, shockbreaker dan per bagian depan, baut dan mur, dan tutup bak presneleng. Aksen phosfor menghiasi shock bagian belakang (termasuk per, baut dan mur), per standar dan mur baut bagian mesin. Kesan warna metal halus terdapat pada gagang rem depan dan kopling, pedal rem belakang, gantungan barang, jengger spakbor, selahan, kunci box mesin, kuku macan dan puteran kunci tangki. Sementara itu lapisan stainless terkesan pada rumah saklar dan lis karpet karet tengah.
Adapun nomor serial body Vespa 150 Sprint Veloce terukir dibagian kiri dibawah box bagasi dengan kode VLB1T 0150001-VLB1T 0368119. Pada perkembangannya seiring dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada beberapa bagian sebagaimana tersebut diatas, nomor serial body pindah posisi ke sebelah kanan box mesin sama seperti produk-produk piaggio era 1980’an.
Namun demikian nomor mesin tetap berada di bagian paha ayam mesin dekat pipa saluran knalpot. Bagian lain yg memiliki warna alumunium adalah velg, tromol, tutup kipas, fork depan, dan warna lapisan anti karatnya adalah abu-abu.
Seiring dengan warna-warninya kehidupan generasi 1970’an yang dikenal dengan flower generation, Piaggio menangkap semangat ini melalui pengaplikasian warna-warna cerah dalam produk Vespa 150 Sprint Veloce. Apabila pada Vespa 150 Sprint hanya tersedia satu warna saja (silver metalik), tidak demikian halnya dengan Vespa 150 Sprint Veloce.
Veloce dari tahun ke tahun memiliki option warna yang berbeda-beda antara lain sebagai berikut: 1969-1970 warna silver metalik, 1970-1971 biru, 1971-1972 metalik putih rembulan, 1972-1973 merah, 1973-1975 hijau ascott, 1975-1976 hijau valombrossa, 1976-1979 biru marine dan abu-abu polaris.
Berikut ini adalah perbedaan spesifikasi yang menyertai Vespa 150 Sprint dengan Vespa 150 Sprint Veloce:
VESPA 150 SPRINT
Produksi: 1965-1974
• engine: single cylinder, 2-stroke
• cylinder bore: 57,0 mm
• piston stroke: 57,0 mm
• cubic capacity: 145.45 cc
• bhp at rpm: 2/4800
• lubrication: 2%
• carburetor: Dell’Orto SHB 16/10
• gears: 4
• chassis: one-piece metal pressing
• Tank Capacity: 7,7litres (1.97 US gallons)
• mileage: 2,1l/100Km (112mpg)
• tires: 3.5 x 10″
• weight: 89 kg (172lbs)
• max. speed: 94 km/h (57mph)
• Engine scheme: VLB1M
• VIN scheme: VLB1T 1001-1205477 VESPA 150 SPRINT VELOCE
Produksi: 1969-1979
• engine: single cylinder, 2-stroke
• cylinder bore: 57 mm
• piston stroke: 57 mm
• cubic capacity: 145.45 cc
• bhp at rpm: 8/5000
• lubrication: 2%
• carburetor: Dell’Orto SI 20/20
• gears: 4
• chassis: one-piece metal pressing
• Tank Capacity: 7,7litres (2 US gallons)
• mileage: 2,08l/100Km (113mpg)
• tires: 2.75 x 9″
• weight: 89 kg (178lbs)
• max. speed: 97km/h (59mph)
• VIN scheme: VLB1T 150001-368119
Vespa sprint mempunyai daya angkut tinggi yang diselaraskan dengan kecepatannya dan menjadi primadona produk Vespa di era 1970an dengan harga terjangkau dibandingkan dengan seri-seri khusus lainnya pada masa itu.
Langganan:
Postingan (Atom)






